- 7 Januari 1741. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 7 Januari 1741. Tumpek Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan, dan bertuah.
- 11 Januari 1741. Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.
- 13 Januari 1741. Hari Bhatara Sri.
- 14 Januari 1741. Hari Siwa Ratri.
- 15 Januari 1741. Tilem.
- 17 Januari 1741. Anggar Kasih Dukut.
- 22 Januari 1741. Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh.
- 24 Januari 1741. Paid-Paidan.
- 25 Januari 1741. Hari Urip.
- 26 Januari 1741. Hari Patetegan.
- 27 Januari 1741. Hari Pangredanaan. Persipan menyambut Hari Saraswati
- 28 Januari 1741. Hari Raya Saraswati. Hari ini merupakan pawedalan Sang Hyang Aji Sawaswati, yaitu perayaan turunnya ilmu pengetahuan. Dilakukan upacara selamatan terhadap semua pustaka/rontal/kitab, sebagai penghormatan dan puji syukur kehadapan beliau yang telah menurunkan ilmu pengetahuan.
- 29 Januari 1741. Banyu Pinaruh. Moohon anugerah Sang Hyang Saraswati. Mandi dengan air kumkuman (air bersih bercampur dengan bunga harum) lalu mohon tirta (air suci) agar suci/ bersih lahir batin.
- 30 Januari 1741. Soma Ribek. Sang Hyang Tri Murti sedang beryoga dan lumbung sebagai tempatNya. Pada hari ini diadakan widhi widhana untuk selamatan atau penghormatan terhadap beras di pulu dan padi di lumbung yang sekaligus mengadakan pemujaan terhadap Dewi Sri sebagai tanda bersyukur serta semoga tetap memberi kesuburan. Sebaiknya pada hari ini tidak menumbuk padi atau menjual beras.
- 30 Januari 1741. Purnama.
- 31 Januari 1741. Sabuh Mas. Pemujaan terhadap Hyang Mahadewa sebagai tanda bersyukur semoga selalu melimpahkan restunya pada harta dan barang-barang berharga termasuk perhiasan dengan mengadakan upacara yadnya/widhi widhana.
Copyright © 2008 - 2026 kalenderbali.org. All rights reserved