Luang, Pepet, Beteng, Sri, Pon, Was, Sukra, Ludra, Jangur, Duka |
Penanggal 9, Kepitu, Wedana |
Wong, Buta, Uler, Urip = 6 + 7, Laku Bintang, Perahu Pegat, Lebu Katiup Angin, Suka Rahayu |
Prangbakat, Buku, Bisma, Salah Wadi, Carik Walangati, Lanus, Kala Ingsor, Rangda Tiga
Bagi Umat Hindu di perantauan yang susah menemukan jodoh umat se-Dharma, bergabunglah disini. Sudah ratusan pasangan sukses, Gratis.
- 06-01-1841. Purnama
- 08-01-1841. Kajeng Keliwon Uwudan
- 13-01-1841. Buda Keliwon Ugu
- 20-01-1841. Hari Siwa Ratri
- 21-01-1841. Tilem
- 23-01-1841. Tumpek Wayang
- 27-01-1841. Buda Wage Kulawu
- 29-01-1841. Hari Bhatara Sri
HARI LIBUR
- 01-01-1841. Tahun Baru Masehi
HARI FAKULTATIF
- 20-01-1841. Hari Siwa Ratri
HARI PERINGATAN
- 02-01-1841. HUT Legiun Veteran RI
- 03-01-1841. HUT Departemen Agama
- 05-01-1841. HUT Korp. Wanita Angkatan Laut
- 10-01-1841. Hari Tri Tura
- 12-01-1841. Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- 26-01-1841. HUT Maskapai Penerangan Garuda
- 31-01-1841. Hari Lahir NU (Nahdatul Ulama)
- Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
- Dewa Stata. Baik untuk melakukan Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya. (Alahing dewasa 2).
- Gagak Anungsang Pati. Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa (Alahing dewasa 2).
- Kala Buingrau. Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. (Alahing dewasa 4).
- Kala Ingsor. Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan (Alahing dewasa 3).
- Kala Sudukan. Tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan. (Alahing dewasa 3).
- Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
- Rangda Tiga. Tidak baik melakukan upacara pawiwahan. (Alahing dewasa 3).
- Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
- Semut Sedulur. Baik untuk gotong royang, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4).
- Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Suka Rahayu, Pratiti: Wedana
Pada saat kita memberi sesuatu kepada orang lain apapun bentukknya sebenarnya kita telah menerima. Apa yang kita terima? Yang kita terima adalah keheningan pikiran, hilangnya rasa stress, dan keindahan dunia. Syaratnya adalah pemberian itu harus tulus, tanpa pamerih apapun, dan tidak memberitahukan pemberian tersebut kepada siapapun.
Hak cipta Kalender Bali Digital (KBD) Kemenkumham RI, No. C00201000668, tanggal 22 Februari 2010.
Disusun oleh I Wayan Nuarsa, Universitas Udayana.
Dipublikasi online di website sejak 20 Oktober 2008.