Catur Wara: Jaya Pendiriannya teguh, tetapi suka iri hati sehingga sulit mendapat kesenangan.
Panca Wara: Wage Senang berbohong. Tidak mau menyadari kekurangan dirinya. Kurang setia kawan. Tetapi suka bekerja dan membangun.
Sad Wara: Was Periang, baik dan cocok memikat hewan di hutan. Mempunyai pikiran dan pandangan luas.
Sapta Wara: Soma Pekerjaan yang cocok adalah bercocok tanam. Tidak jahat (sabar), setia, dikasihi orang. Tetapi kurang cerdas sehingga sering sedih.
Asta Wara: Kala Pikirannya loba/serakah. Senang membuat orang menderita kesusahan.
Sanga Wara: Jangur Jahat. Kurang ajar (ugal-ugalan). Senang berbuat yang menyebabkan orang menderita/susah. Lambangnya Macan/Harimau.
Dasa Wara: Dewa Pandai, bijaksana, dan berwibawa.
Wuku: Kulantir Dewa Lungsur, Berwatak simpatik, pandai bergaul hingga banyak teman, penyabar namun tegas pendiriannya, boros, sering mendapat kesulitan, tetapi bisa diatasi, disiplin dalam waktu.
Lintang: Lembu Prilakunya pintar menyesuaikan diri dimanapun mereka berada. Sangat tajam terhadap banyak hal. Setia dengan pembicaraan maupun dengan perbuatannya. Bisa mengendalikan diri sehingga tidak sampai berfoya-foya, namun sangat simpati terhadap penderi
Purnama-Tilem: Pangelong 9 Pikirannya jernih, gemar menjadi pujangga, banyak kegiatan yang baik.
Eka Jala Resi: Werdi putra Banyak anak.
Pararasan: Laku api Suka marah, panas bara, tutur katanya asal mengucap saja, tidak memperhatikan air muka orang, gagah senda guraunya, keinginannya lekas mengendap.
Panca Suda: Wisesa segara Suka dan banyak memberi ampun. Lurus budinya, dalam perasaanya, besar pengaruhnya.
Pratiti Samut Pada: Jati Wataknya pemberani, dicintai oleh kepalanya, akan kaya, jujur budi laksananya, banyak yang senang padanya, setiakawan. Berbahaya pada umur 5 hari, 9 bulan, dan 10 tahun. Meninggal pada pratiti Jaramarana. Sebagai pedewasaan cukup baik, pihak lain akan memberi perhatian dan membantu sepenuhnya, namun masih ada sedikit hambatan.