Kelahiran
  • Eka Wara: -
  • Dwi Wara: Menga
    Terbuka.
  • Tri Wara: Kajeng
    Senang bicara. Boros sehingga sering mendapat kesulitan.
  • Catur Wara: Jaya
    Pendiriannya teguh, tetapi suka iri hati sehingga sulit mendapat kesenangan.
  • Panca Wara: Umanis
    Berani berbicara, Suka sewenang-wenang tindakannya.
  • Sad Wara: Urukung
    Sering lupa. Baik/cocok menjadi pemburu, tetapi jangan sampai merusak hutan.
  • Sapta Wara: Redite
    Kalau mengerjakan hal yang penting, tidak berhasil dengan baik. Tidak senang kalau ada yang menghinanya. Senang berdana punia.
  • Asta Wara: Kala
    Pikirannya loba/serakah. Senang membuat orang menderita kesusahan.
  • Sanga Wara: Gigis
    Senang merendah atau rendah hati. Dapat menerima sesuatu apa adanya. Lambangnya Pertiwi/Bumi.
  • Dasa Wara: Pandita
    Senang akan kebersihan. Pandai dan bijaksana.
  • Wuku: Ukir
    Dewa Mahayeki, Pribadinya kurang tabah, pendiriannya selalu ragu-ragu, kadang-kadang gampang terpengaruh, namun perasaannya halus, dermawan berbudi luhur, berwibawa, kehidupannya tenteram, rejekinya cukup, cekatan dalam bekerja dan patuh pada perintah atasan.
  • Lintang: Kala Sungsang
    Prilakunya seperti pendeta, senang mempelajari ilmu dan Tattwa Agama, setia dan kukuh dengan pendapatnya, tidak senang diatasi. Setiap keputusan yang diambil tidak bisa dirubah, namum suka berderma. Pintar menarik simpati teman dan pandai menyimpan rahasia.
  • Purnama-Tilem: Pangelong 4
    Pikirannya agak gelap, kadang kala jengkel, dan sering terkena bujukan orang jahat.
  • Eka Jala Resi: Kinasihaning jana
    Dicintai orang.
  • Pararasan: Laku pandita sakti
    Tenang/kalem, enteng perasaanya, cedas/pandai, senang dengan ilmu dukun, kadang kala agak sombong, suka dipuji, dengan perantaraan sastra ia menjadi terkenal.
  • Panca Suda: Sumur sinaba
    Suka memberi pertolongan, lemah lembut budinya, penyayang, dermawan, iklas beryadnya/berderma.
  • Pratiti Samut Pada: Upadana
    Pemberani cinta kasih pada masyarakat suka tidur tanpa arah lakunya bicaranya menyenangkan, dermawan, mudah dapat pekerjaan. Berbahaya pada umur 9 hari, 2 bulan, dan 9 tahun. Meninggal pada pratiti Bhawa. Sebagai pedewasaan cukup baik karena pihak lain akan bersimpati sekalipun akan ada sedikit pengorbanan dan pemborosan.

Piodalan Purnama-Tilem Dauh Ayu Libur Nasional Pilih Dewasa Menyusun Dewasa Wewaran ke Tanggal Mencari Rerainan Mencari Piodalan Mencari Ala-Ayu Mencari Jodoh Karakter Kelahiran